Mensos: Dana Bansos Kebencanaan Rp 600 Miliar Siap Cair, Total Kebutuhan Capai Rp 2 Triliun -->

Mensos: Dana Bansos Kebencanaan Rp 600 Miliar Siap Cair, Total Kebutuhan Capai Rp 2 Triliun

Jumat, 09 Januari 2026



Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa Kementerian Sosial telah menyiapkan skema bantuan sosial adaptif untuk penanganan bencana. Berdasarkan simulasi yang dilakukan, total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 2 triliun.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul saat rapat koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/1/2026). Dari total kebutuhan tersebut, dana sebesar Rp 600 miliar telah siap untuk disalurkan.

Gus Ipul menjelaskan, alokasi dana mencakup santunan bagi ahli waris dan korban luka lebih dari Rp 17 miliar, bantuan jaminan hidup senilai lebih dari Rp 326 miliar, pengisian hunian sementara dan hunian tetap sebesar Rp 169 miliar, serta program pemberdayaan ekonomi yang telah disiapkan Rp 141 miliar.

“Jika mengacu pada simulasi, total kebutuhan anggaran mencapai Rp 2 triliun. Namun, saat ini dana yang sudah siap dicairkan lebih dari Rp 600 miliar,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh perencanaan anggaran tersebut telah dilaporkan kepada Kementerian Keuangan. Selanjutnya, Kemensos akan mengajukan persetujuan kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana.

“Kami sudah melaporkan ke Kementerian Keuangan dan akan memohon persetujuan Mendagri. Insyaallah, pada tahap selanjutnya kebutuhan dana bansos kebencanaan adaptif akan terpenuhi,” katanya.

Selain itu, Kemensos juga menyiapkan bantuan bagi keluarga terdampak bencana yang tinggal di hunian sementara maupun hunian tetap, berupa bantuan pengisian rumah sebesar Rp 3 juta per keluarga.

Tak hanya itu, dukungan pemberdayaan ekonomi juga akan diberikan untuk pemulihan penghidupan masyarakat, dengan nilai bantuan sebesar Rp 5 juta per keluarga berdasarkan hasil asesmen.

Kemensos juga menyediakan bantuan jaminan hidup berupa uang makan untuk setiap keluarga terdampak. Bantuan tersebut diberikan selama tiga bulan, dengan nilai Rp 450 ribu per orang per bulan untuk kebutuhan lauk pauk.